19 January 2011

Minggu Depan atau Minggu Belakang, ya???

23 komentar
"Minggu depan aku akan pergi ke Solo."
Minggu depan, sebah gabungan kata yang biasanya digunakan untuk menunjukkan satu minggu setelah sekarang. Kalimat yang saya tuliskan pada awal tulisan ini memiliki makna seminggu setelah sekarang, saya akan pergi ke Solo.
Pernahkah Anda mendengar orang mengucapkan frasa "minggu belakang"? Mungkin belum ada yang menggunakan frasa tersebut dalam bahasa Indonesia. Namun, dalam bahasa Jawa, frasa "minggu mburi" yang artinya adalah minggu belakang sering saya dengar. Misalnya, ada seseorang yang ditanya, "Kapan kowe bali menyang Jakarta?" (Kapan kamu kembali ke Jakarta?) Jika jawabannya adalah sekitar satu minggu yang akan datang, akan ada jawaban "minggu ngarep" (minggu depan), namun terkadang ada pula yang menjawab "minggu mburi" (minggu belakang).
Nah, bagaimana nih???
Sebuah acara dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Namun, karena ada sedikit permasalahan, acara dimulai pukul 09.00 WIB. Kita menyebutnya "acaranya diundur". 
Sesuatu yang sudah dijadwalkan, namun diganti waktunya pada saat yang akan datang disebut diundur, sedangkan jika diganti waktunya pada sebelum jadwal disebut diajukan. 
Kalau kita menyebut perubahan acara hingga saat yang akan datang  adalah diundur, bukankah seharusnya minggu yang akan datang adalah "minggu belakang"!?

gambar diambil dari meds.queensu.ca

23 Responses so far

Leave a Reply

Terima kasih Anda telah membaca tulisan ini. Silakan memberikan komentar sebagai bentuk apresiasi Anda!

logowaktoooo