14 August 2014

Mengenal Jenis Penghasilan

2 komentar
Sejak kecil, sebenarnya saya ingin menjadi pebisnis. Meskipun lingkungan keluarga saya tidak berlatar belakang bisnis, namun entah kenapa saya ingin memiliki usaha sendiri, meski belum tahu cara ataupun jenis bisnisnya.
Yang jelas, saya ingin memiliki penghasilan yang besar, dan memiliki waktu yang leluasa.
Dalam pengamatan saya, ada dua jenis orang yang memiliki penghasilan besar dan tetap memiliki waktu luang, yaitu koruptor dan pengusaha/pebisnis.
Seorang dokter, artis, pengacara, dan sejumlah profesi lain, memang bisa masuk dalam jajaran orang kaya raya, namun hampir semua orang di profesi itu memiliki sedikit waktu luang. Mereka bekerja lebih dari 8 jam sehari, bahkan kadang lebih dari 17 jam sehari. Ini artinya mereka menukarkan waktunya dengan uang. Padahal, semakin bertambahnya umur dan kebutuhan sosial, kita tidak bisa selalu bekerja keras, menukarkan waktu dengan uang. Suatu saat kita bisa sakit, bertambah tua, dan kondisi tubuh berkurang. Selain itu, dengan bekerja yang terikat waktu, seringkali kita tidak bisa leluasa jika ada saudara yang punya hajat, kematian tetangga, piknik RT, dan sebagainya. Malah, terkadang, saat anak atau istri sakit, kita lebih mengutamakan mengurus pekerjaan terlebih dahulu, dibanding mengurus keluarga.

Cashflow Quadrant

Belakangan, saya mengetaui, ada 4 cara dalam mendapatkan uang. Robert T. Kiyosaki menyebutnya Cashflow Quadrant.
Seperti ini Penggambarannya
Atau bila digambarkan dalam bentuk lain, bisa dilihat sebagai berikut.
  
Di sisi kiri ada karyawan dan profesional. Disebut kuadran kiri. Seorang karyawan, jelas bekerja untuk bos. Sedangkan profesional adalah pekerjaan profesi, seperti pengacara, dokter, artis, tukang cukur, dll. Profesional bekerja untuk diri sendiri, tidak atas perintah bos. Seorang karyawan tidak mungkin lebih kaya dari bosnya. Sedangkan profesional, bisa kaya, namun harus bekerja ekstra.Anda lihat dokter yang sudah bekerja di RS, di rumah masih buka praktik, hingga larut malam. Seorang artis, biasa syuting dari jam 9 pagi hingga 12 malam untuk dapat banyak uang. Intinya, di kuadran kiri, seseorang menukar waktu dengan uang.

Sedangkan di kuadran kanan, berbeda. Mereka juga bekerja, tapi fokusnya bukan mencari uang, tapi membangun aset, sehingga di kemudian hari sistem yang telah dibangun itu akan bekerja dan memberikan penghasilan kepada dirinya. Karenanya, banyak orang di kuadran kiri mulai beralih ke kuadran kanan. Inul daratista membangun asset karaoke, Ahmad dani berbisnis managemen artis, dan masih banyak lagi.
Di kuadran kanan, ada pebisnis dan investor. Pebisnis adalah bekerja dengan membangun sistem, sehingga ke depannya sistem itu bekerja untuknya. Sedangkan investor adalah menaruh uang, dan membiarkan uang itu bekerja. Untuk investor, biasanya adalah pebisnis yang sudah sukses. 

Jenis Bisnis yang Bisa Dilakukan

Robert T kiyosaki mengungkap Ada 3 jenis bisnis yang bisa dilakukan: 
1. Bisnis konvensional, yaitu membangun sebuah bisnis dari awal, benar-benar membangun bisnis baru. Butuh modal besar dan waktu yang lama untuk mendapatkan hasilnya 
2. Bisnis franchise, membeli hak usaha, untuk ikut berbisnis dengan brand yang sudah ada. Modal besar, waktu nggak begitu lama karena brand yg difranchise-kan biasanya sudah terkenal. 
3. Bisnis Pemasaran Jaringan (Network Marketing). Modal kecil, waktu yang dibutuhkan bisa cepat atau bisa juga lama untuk menikmati hasilnya.

Saya di Kuadran Mana?

Selanjutnya, Anda pasti bertanya "Pak Eko sekarang ada di kuadran yang mana?" 
Jawabannya, saat ini saya berada di kedua kuaran, baik kuadran kiri maupun kanan. Lho???
Iya... saya saat ini tercatat sebagai seorang pegawai di sebuah instansi pemerintahan. Namun, di sisi lain, saya juga sedang membangun Aset Bisnis, dalam Bisnis NASA, sebuah bisnis distribusi produk-produk pertanian, peternakan, kesehatan, dan home use dari PT NATURAL NUSANTARA.
 Berarti, Pak Eko bekerja sebagai PNS dan memiliki kerjaan sambilan berbisnis NASA?
Tidak. Tidak ada kata sambilan dalam kamus saya. keduanya saya anggap sebagai pekerjaan pokok. Hanya waktunya saja yang saya atur. Saat di kantor, saya adalah seorang PNS yang berbisnis, saat menjalankan bisnis, saya adalah Pebisnis yang jadi PNS.
Bagaimana saya menjalankan bisnis ini? Mengapa saya memilih berbisnis NASA? Nantikan Postingan berikutnya ya....
Salam SUKSES!!!

2 Responses so far

  1. dwi says:

    mantap sekali pak, dua-duanya jalan. PNS sekaligus pelaku bisnis

  2. kempor says:

    good pak.
    kerja di kantor adalah sampinganpak.
    yang utama jualan :D

Leave a Reply

Terima kasih Anda telah membaca tulisan ini. Silakan memberikan komentar sebagai bentuk apresiasi Anda!