25 November 2010

Hari Guru

5 komentar

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
Banyak yang belum tahu ada hari guru nasional kan? Hari guru nasional di Indonesia diperingati pada tanggal 25 November, bersamaan dengan hari PGRI, organisasi yang mewadahi guru se-Republik Indonesia.
Hari Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya. Di beberapa negara, hari guru merupakan hari libur sekolah.
Di Indonesia, Hari Guru Nasional diperingati tanggal 25 November bersama hari ulang tahun PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia). Hari Guru Nasional bukan hari libur resmi, dan dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.  (dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Guru)
Menyentuh sekali lirik lagu "Hymne Guru" di awal tulisan ini. Wahai bapak ibu guru, engkau sangat terpuji. Dalam kegelapan, engkau menjadi pelita. dalam kehausan, engkau embun penyejuk. Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa. .... Masihkah demikian?
Beberapa tahun terakhir, kesejahteraan guru (baik PNS maupun non-PNS) berangsur meningkat. Mulai dari kenaikan tunjangan fungsional, munculnya program tunjangan sertifikasi, hingga tunjangan non sertifikasi untuk guru yang belum lulus sertifikasi, membuat kesejahteraan guru meningkat. Hal inilah agaknya yang membuat profesi guru kini menjadi "cita-cita faforit" anak muda.
Zaman saya kuliah dulu, kuliah di keguruan adalah pilihan yang kurang bergengsi. Ini disebabkan kesejahteraan guru saat itu sangat minim.
Lain dulu lain sekarang. Pada saat SPMB, jurusan keguruan adalah salah satu jurusan yang difavoritkan di kalangan calon mahasiswa. Jurusan PGSD juga ramai.
Kalau benar (semoga salah) membludaknya minat remaja untuk menjadi guru adalah karena gaji guru dan tunjangannya yang besar, bukan karena panggilan jiwa untuk menjadi pendidik, masihkah seorang guru dapat dijadikan pelita dalam kegelapan dan embun penyejuk dalam kehausan?
Para guru juga dihadapkan pada masalah kesenjangan antara penerima tunjangan sertifikasi dan yang belum menerima. Terkadang, seorang guru menjadi tidak bergairah dalam mengajar karena mengetahui temannya ysag lulus sertifikasipun tidak giat dalam mengajar, sekadar menjalankan kewajiban  jam pelajaran minimal.

SELAMAT HARI GURU!!!!
gambar dikutip dari http://gasgus.wordpress.com/
 


5 Responses so far

  1. nyanyi lagi buat guru kita..\(^^)/

  2. selamat hari guru, semoga jasa-jasa beliau mendapat balasan dariNya.

    wah sekarang sudah semakin mantap ya Pak, ngeblognya sudah make domain berbayar. saya tadi sempat nyasar ke blog yg lama.. :D

  3. pakeko says:

    Iya mas... Kepengin spt njenengan kok...

  4. Selamat hari guru.... semoga Guru masih tetap jadi panutan, bisa jadi contoh, bisa digugu lan ditiru... :)

Leave a Reply

Terima kasih Anda telah membaca tulisan ini. Silakan memberikan komentar sebagai bentuk apresiasi Anda!